-->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

17 Tips Menggunakan AC Supaya Hemat Listrik





Tips Menggunakan AC Supaya Awet Dalam Jangka Panjang dan Tentunya Hemat Lstrik




    Tips Menggunakan AC Supaya Hemat Lstrik -Air Conditioner (AC) merupakan perangkat elektronik penting yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Setiap AC memiliki remote yang sesuai dengan merk masing-masing sehingga untuk mengontrol pengoperasiannya, pengguna tidak perlu repot menjangkau mesin AC itu sendiri.

    Selain itu, perkembangan teknologi juga memungkinkan perangkat remote AC universal, yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol hampir semua jenis AC hanya dengan satu remote.Hingga saat ini, AC masih dikenal sebagai salah satu perangkat elektronik yang menggunakan listrik cukup boros. Oleh karena itu, penting bagi pengguna AC untuk mengetahui tipsmenggunakan ACsupaya menghemat listrik. Berikut beberapa tips yang dapatanda terapkan dengan mudah.






Tips  Menggunakan  AC




1. Temukan Setting Suhu Ideal

Semakin rendah suhu AC maka listrik yang dibutuhkan akan semakin membengkak. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari suhu yang ideal dimana pengeluaran daya listrik tidak terlalu besar tetapi pada saat yang sama suhu ruangan tetap sejuk. Setelah menemukan suhu yang ideal, pengguna AC harus bisa secara konsisten menjaga suhu yang disetel agar tetap ideal sehingga dapat menghemat penggunaan listrik pada AC.



2. Ketahui Tipe AC yang Dibutuhkan

Tips cara menghemat listrik AC yang penting diingat adalah sesuaikan jenis AC dengan kebutuhan ruangan. Dengan segala perkembangan teknologi, kini hadir berbagai jenis AC dengan keunggulannya masing-masing, seperti AC Inverter Panasonic dengan fitur pengaturan suhu sesuai kondisi ruangan atau AC Daikin R32 yang ramah lingkungan. Besaran Paard Kracht (PK) juga sangat perlu diperhatikan agar dapat menghemat penggunaan listrik pada AC.



3. Servis AC Secara Berkala

Tips ini sangat penting untuk diperhatikan, terutama bagi Anda yang memiliki AC yang sudah cukup tua. Disarankan agar servis AC dilakukan secara berkala dari waktu ke waktu. AC yang kotor dan jarang diservis membutuhkan listrik yang lebih banyak untuk mencapai performa yang optimal.



4. Menutup Pintu Ruangan Tempat AC Berada

Hal ini mungkin terdengar sepele, namun nyatanya masih banyak orang yang mengabaikannya. Padahal, ruangan terbuka membutuhkan daya yang lebih tinggi daripada AC karena artinya ruangan yang harus dikondisikan bukan hanya ruangan tempat AC itu berada, tetapi harus ditambah ruangan yang terhubung dengan pintu.



5. Menutup Gorden Ruangan

Poin ini tidak kalah pentingnya dengan tips sebelumnya. Gorden dapat meredam panas atau panas yang masuk ke dalam ruangan. Oleh karena itu, tirai tertutup di sebuah ruangan dapat membantu AC mencapai kinerja optimal dengan daya yang lebih kecil.



6. Menghindarkan AC dari Asap Rokok

Bagi perokok, hindari merokok di ruangan tempat AC berada. Asap rokok membutuhkan kinerja penyaringan udara yang cukup berat, sehingga AC yang terkena asap rokok akan bekerja lebih keras dari biasanya yang tentunya berarti listrik yang dibutuhkan akan sangat boros.



7. Menggunakan Kipas Angin Listrik Sebagai Alternatif

Sekilas terdengar boros, memiliki kipas angin beserta AC. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kipas angin listrik menggunakan daya listrik yang jauh lebih rendah. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan kipas angin sebagai pelengkap saja, misalnya saat cuaca di luar tidak terlalu panas. Memiliki kipas angin di samping AC bisa menjadi salah satu cara untuk menghemat listrik AC bagi penggunanya.



8. Pilih Ukuran AC Yang Sesuai dengan Ruangan

Ukuran AC harus sesuai dengan ruangan, apakah kompatibel dengan AC 1 PK atau dengan AC yang lebih bertenaga. Jangan sampai ukuran AC di ruangan terlalu kecil sehingga dinginnya tidak maksimal, begitu juga sebaliknya jika ukuran AC terlalu besar akan terlalu dingin.



9. Tempatkan AC di Ruangan Tertutup

Ini adalah cara ampuh untuk menghemat listrik, karena menggunakan AC di ruangan dengan pintu terbuka membutuhkan waktu lama untuk mendinginkan ruangan. Sehingga mesin tidak bisa standby dan akan terus berjalan, hal ini tentunya membutuhkan daya listrik yang lebih besar.



10. Atur Suhu AC Sesuai Kebutuhan

Setting suhu standar pada remote AC adalah 20°C, jika suhu AC terlalu rendah dapat membuat mesin standby dengan cepat dan kompresor akan lebih sering start. Pada start ini, dibutuhkan tenaga yang lebih besar daripada saat mesin berjalan terus menerus. Namun jika sobat AQUA Japan ingin ruangan lebih cepat dingin bisa menggunakan suhu dibawah 20°C, setelah dirasa cukup dingin tinggal naikkan suhu AC.



11. Bersihkan Filter Udara Seminggu Sekali

Disarankan untuk mencuci filter udara dalam ruangan seminggu sekali. Tujuannya agar AC tetap sejuk, hemat listrik, dan menjaga udara di dalam ruangan tetap bersih dan sehat. Teman-teman AQUA Jepang bisa melakukannya dengan mudah, pertama buka casing bagian atas dalam ruangan lalu ambil filternya dan cuci dengan sabun. Setelah dibersihkan, keringkan dulu lalu pasang kembali.



12. Nyalakan AC Saat Ditinggal Sebentar

Sering mematikan dan menyalakan AC tidak membuat AC Anda lebih hemat. Hal ini justru membuat beban biaya listrik semakin besar dan memperpendek umur AC. Beberapa komponen AC akan rusak jika AC sering dimatikan dan dihidupkan dalam waktu singkat. Limbah dan kerusakan AC jika Anda sering mematikan dan dalam waktu dekat.

Karena AC membutuhkan tenaga yang lebih besar untuk menghidupkan kompresor pertama kali. Hal ini juga membuat daya listrik yang dibutuhkan AC mencapai 20 hingga 30 persen lebih besar. Jika Anda berniat meninggalkan ruangan ber-AC dalam waktu 15 hingga 30 menit, ada baiknya Anda membiarkan AC tetap menyala agar tidak terlalu banyak menghabiskan listrik dan menghemat uang Anda.



13. Menggunakan AC Inverter

Saat ini terdapat berbagai jenis AC yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pasar. Salah satunya adalah AC inverter. Jenis AC ini memiliki kompresor yang fungsi motornya lebih canggih dan dapat mengurangi dan menambah beban kompresor secara otomatis dan fleksibel, mengikuti kondisi di dalam dan di luar ruangan. Jadi, kerja kompresor AC inverter pada malam hari akan sangat minim dibandingkan pada siang hari.

Kompresor pada AC inverter mampu mengurangi daya listrik hingga 30 persen, tergantung seberapa sering dan bagaimana Anda menggunakan AC. Harga AC inverter cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan AC biasa, namun Anda juga bisa mendapatkan pengembalian investasi dan lebih hemat karena penggunaan AC yang efisien dan sangat fleksibel ini.



14. Menggunakan Dry Mode saat Udara Lembap

Saat udara lembab atau saat musim hujan, Anda dapat menggunakan mode kering pada AC daripada mode dingin. Mode kering pada AC dapat menstabilkan tingkat kelembapan di dalam ruangan dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Saat udara dalam ruangan lebih kering, mode kering pada AC akan otomatis berubah menjadi mode blowing cold, dimana AC tidak akan menjalankan kompresor sehingga tidak membutuhkan banyak listrik saat digunakan.



15. Tidak Terlalu Sering Menggunakan Mode Powerful

Banyak orang tidak sabar untuk segera mendinginkan diri menggunakan mode kuat pada remote. Mode ini membuat kompresor dan kipas bekerja lebih keras dari biasanya dan membuat tagihan listrik Anda membengkak.

Terkadang anda bisa menggunakan mode ini jika memang membutuhkan pendinginan ruangan yang lebih cepat, namun hati-hati jika anda menggunakan tipe AC yang mode powerfullnya tidak otomatis memiliki timer, karena jika anda lupa maka mode powerfull akan tetap berjalan dan digunakan listrik menjadi boros.



16. Menggunakan Settingan Fan Speed di Mode Paling Rendah

Rata-rata AC saat ini memberikan pengaturan kecepatan kipas, ada yang 3 level, dan ada yang 5 level. Sebaiknya gunakan kecepatan kipas yang paling rendah atau di tengah, karena menyetel kecepatan kipas yang tinggi akan membuat kompresor bekerja lebih keras dan lebih boros.

Atau bisa juga mencoba mode auto, di mana kecepatan kipas akan bekerja sedikit lebih cepat di awal, namun perlahan akan berkurang saat suhu udara kembali ke mode normal.Pastikan saja suhu remote yang Anda pilih berkisar 23-25 derajat. Karena jika tidak, AC tidak akan mencapai target dan akan terus berada pada posisi angin kencang.



17. Beli AC yang Memiliki Sensor Manusia atau Sensor Gerak

AC kini telah dilengkapi dengan teknologi sensor yang dapat mendeteksi gerakan manusia atau tubuh. Sehingga pada saat tidak banyak pergerakan dan tidak banyak orang di dalam ruangan maka otomatis AC akan mengurangi kerja kompresor dan membuat tagihan menjadi lebih irit. Sedangkan ketika AC mendeteksi banyak pergerakan dan orang, otomatis AC Anda bekerja sedikit lebih keras untuk menjaga udara tetap sejuk.

Demikian ulasan tentang Tips Menggunakan AC Supaya Hemat Lstrik, semoga bermanfaat.

Post a Comment for "17 Tips Menggunakan AC Supaya Hemat Listrik"